rikrh11s's blog

Just another weblog

Biodata//Profil

Nama saya Rikrik Hidayati Agustin,,panggil aja Rikrik…

Saya lahir di Bandung,24 Agustus 1993…tapi tinggal di Subang dan pernah sekolah di Gorontalo,, tepatnya MAN Insan Cendekia Gorontalo…

Saya suka ANIMANGA!!!!!XD

 

Potret Kehutanan Indonesia Abad 21 : Pengelolaan Hutan Berbasis IPTEK

Makalah dengan judul di atas yang disusun oleh Dr. Erwidodo dan Dr. Dddy S. Sukadri sangat baik dan pentiag untuk menjadi acuan kemana kehutanan akan bqalan di Abad 21, agar tidak dab arab. Demgan maksud mmperkuat dan menyempumakan makalah tersebut, berikut hi disamparkan bebwapa butir bahasm, yang didahului butir bahasan yang bersifat umum dan mendasar, kemudiau &ti bahrtsan yang spesifk pada substansi makalah.

 

sumber:

http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/23342

Potensi Pertanian di Kabupaten Subang

 

Indonesia merupakan negara kepulauan di pada koordinat 6°LU – 11°08′LS dan dari 95°’BB – 141°45′BT serta terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia. Berdasarkan letaknya tersebut, Indonesia termasuk negara beriklim tropis.  Hal inilah yang menjadi salah satu faktor berkembangnya pertanian sebagai salah satu mata pencaharian rakyat Indonesia.

Salah satu kabupaten yang mengandalkan sektor pertanian sekaligus menyandang predikat sebagai salah satu lumbung padi nasional adalah Kabupaten Subang.  Kabupaten Subang mempunyai areal lahan sawah terluas ketiga di Jawa Barat setelah Indramayu dan Karawang, sekaligus merupakan penyumbang produksi padi terbesar ketiga di Jawa Barat.

Selain tanaman pangan,potensi sektor pertanian lainnya adalah palawija.  Berdasarkan jumlah produksinya pada tahun 2008, terdapat lima jenis komoditas palawija, yakni jagung, dengan kecamatan yang memproduksi paling banyak adalah kecamatan Dawuan, ubi kayu dengan kecamatan Cipeundeuy sebagai penyumbang terbanyak, ubi jalar dengan kecamatan Cisalak sebagai produsen terbesar, kacang tanah dengan sentra produksi di kecamatan Dawuan, serta kacang kedelai dengan kecamatan Pagaden Barat sebagai produsen terbesar.

Sementara itu, komoditas sayur-sayuran yang paling dominan dan relatif merata diusahakan petani adalah kacang panjang dengan sentra produksi di kecamatan Dawuan.  Sedangkan dari jenis buah-buahan, nenas masih merupakan primadona produk buah-buahan asal Kabupaten Subang, terutama varietas si madu, diikuti oleh rambutan dan mangga.  Produk olahan yang dihasilkan salah satunya berupa dodol nenas dengan sentra pembuatan di kecamatan Jalancagak.

Kabupaten Subang sudah menjadi daerah perkebunan sejak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.  Hingga saat ini perkebunan besar masih menjalankan usahanya secara efektif, dengan komoditas utamanya karet, the, serta tebu.  Area perkebunan besar di kabupaten subang terdiri atas perkebunan karet di Jalupang dan Wangunreja, perkebunan the di Tambaksari dan Ciater, serta perkebunan tebu yang diusahakan oleh pabrik gula PT Rajawali III.

Kabupaten Subang memiliki hutan produksi dan hutan lindung tanpa hutan cadangan.  Berdasarkan data dari perum perhutani, pengelolaan hutan di kabupaten Subang dibagi ke dalam lima BKPH yang terdiri dari BKPH Tambakan, Subang, Kalijati, Pamanukan, dan Cisalak.

Potensi perikanan di Kabupaten Subang terdiri atas perikanan darat, perikanan laut, serta ikan tangkapan. Komoditas unggulan perikanan air tawar di antaranya adalah ikan mas dan nila.  Sementara itu,potensi lahan tambak di kabupaten Subang tersebar di kecamatan Sukasari, Pusakanagara, Legonkulon,dan Blanakan.  Komoditas yang sangat cocok dikembangkan adalah rumput laut, kakap, kerapu, udang windu, udang putih, bandeng, dan kerang-kerangan serta jenis ikan lainnya.  Peluang usaha budidaya di kabupaten Subang sangat besar sebab panjang pantai mencapai 68 km potensial untuk pengembangan usaha budidaya perikanan laut.

Potensi yang tak kalah produktif yakni  peternakan dengan jenis ternak kecil (kambing, domba, dan babi) maupun ternak besar (sapi, kerbau, dan kuda). Domba banyak terdapat di Kecamatan Pabuaran, Compreng, dan Jalancagak.  Kambing banyak terdapat di Kecamatan Tanjungsiang, Cibogo, Cipeundeuy, dan Cijambe. Sapi banyak diusahakan di kecamatan Sagalaherang, Serangpanjang, Ciater, Cijambe, dan Jalancagak.  Kerbau terdapat di kecamatan Cijambe dan Sagalaherang, sedangkan kuda terdapat di kecamatan Jalancagak dan Cipeundeuy.    Peternakan unggas juga berkembang dengan jenis unggas antara lain ayam buras, ayam ras pedaging, ayam ras petelur, dan itik.  Ayam buras banyak terdapat kecamatan Compreng dan Jalancagak.  Ayam ras pedaging terdapat di kecamatan Kalijati.  Itik terdapat di kecamatan Patokbeusi, Compreng, Binong, dan Pusakanagara.

 

 

 

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!